SUARA INDONESIA
Banner

Covid di Jombang Capai Ribuan Kasus. IDI Jombang Harap Evaluasi Menyeluruh

JOMBANG - Penyebaran Covid 19 di Jombang setiap hari semakin meningkat. Per Senin (11/1) kemarin, kasus positif Covid mencapai 2.677 kasus. Oleh karena itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang harapkan evaluasi menyeluruh. Selasa ,(12/01/2021).

Dr. Iskandar Zulkarnain, ketua IDI kabupaten Jombang, saat dikonfirmasi rekan media menjelaskan

"Evaluasi harus dilakukan terutama di aspek pencegahan dan penanganan," terangnya.

"Evaluasi di pencegahan adalah menilai disiplin terhadap protokol kesehatan 3M di semua sektor, termasuk upaya edukasi masyarakat, sosialisasi dan penegakan disiplin dengan operasi yustisi," ucap Iskandar Zulkarnain.

Tidak hanya itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso ini juga menyampaikan dari aspek penanganan, perlu evaluasi di sisi upaya penemuan kasus dengan testing.

"Pelacakan (Tracing) kasus positif, dan treatmentnya apakah disiplin saat diijinkan isolasi mandiri ? dan apakah tersedia tempat tidur saat harus dirawat di rumah sakit ?," jelasnya. 

Menurutnya, hal ini tentu saja harus juga di evaluasi sistem yang mengatur, seperri sistem rujukan, sistem komunikasi, sisem pencatatan, pelaporan dan lainnya. 

"Kelemahan di salah satu saja dari elemen-elemen tersebur pada akhirnya pasti akan kurang bahkan tidak terkendalinya penularan," pungkasnya. 

Dari data Dinkes Jombang, kasus positif Covid di Jombang mencapai ribuan kasus. Dengan pembagian 2.301 sembuh, 99 orang dirawat dan 277 meninggal dunia.

 Kasus terbanyak ada di Kecamatan Jombang dengan 543 kasus, Peterongan dengan 245 kasus dan Diwek 227 kasus.

Apa Reaksi Anda?