JOMBANG, Suaraindonesia.co.id - Kantor Kemenag Jombang menyampaikan adanya penambahan jumlah calon jamaah haji dari Pemerintah Pusat sebanyak 84 orang.
Sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 467/2023 tentang penetapan kuota haji tambahan, Indonesia mendapat tambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi sebanyak 8.000 jamaah.
"Dengan terbitnya KMA 467 tahun 2023 tentang kuota tambahan haji, Kabupaten Jombang dapat tambahan 84 jamaah," kata Kepala Kantor Kemenag Jombang, Muhajir, Selasa (06/06/2023).
Muhajir menjelaskan, adapun rincian 84 jamaah tersebut masing-masing tiga orang CJH adalah mereka yang gagal melakukan pelunasan (Bipih) karena terkendala sistem di bank penerima setoran. Kedua, sebanyak 81 adalah jamaah sesuai urutan porsi.
”Ya tiga orang adalah jamaah yang gagal melakukan pelunasan kemarin, mungkin karena terkendala sistem,’’ paparnya.
Muhajir menegaskan,dengan tambahan itu, ia memastikan jumlah CJH Jombang bertambah. Namun terkait jumlah pastinya ia belum dapat memastikan karena menunggu masa pelunasan berakhir.
”Kalau jumlah CJH reguler kan ada 1.092. Dengan rincian kloter 77 sebanyak 395 jamaah, kloter 78 sebanyak 445 jamaah dan kloter 79 sebanyak 252 jamaah. Namun kan kita dapat tambahan kuota, jadi jumlah pasti kita tunggu mereka selesai melakukan pelunasan,’’ tambahnya.
Ia mengimbau kepada calon jemaah haji yang akan berangkat, untuk memperhatikan kesehatan, tentunya karena cuaca di sana cukup panas.
"Informasi kita terima maka jamaah harus dibiasakan dari sekarang untuk biasa mengkonsumsi air putih sebanyak-banyaknya," tuturnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Gono Dwi Santoso |
| Editor | : Lukman Hadi |
Komentar & Reaksi