Jombang - Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab meninjau langsung lokasi rumah warga desa megaluh ,yang tersapu angin puting beliung Sabtu, (26/12/2020).
Bupati didampingi rombongan dari Dinsos, PUPR, BPBD, Camat dan Kepala Desa Megaluh untuk mendatangi lokasi dan memastikan kondisi terkini warga yang terkena musibah angin puting beliung .
Bupati Jombang menjelaskan awal mula mendapat info dari masyarakat Megaluh sedang terjadinya musibah puting beliung di desanya.
Kemudian, Bupati Jombang mencoba menghubungi Sekda untuk langsung koordinasi dengan Forkopimcam dan malamnya langsung ke lokasi untuk pendataan korban dan kerugian materill sehingga korban bisa terbantu dari Pemda jombang.
"Tadi saya lihat masih ada rumah reng nya masih pakai bambu, nanti rengnya nanti kita ganti, nanti di ganti oleh Pemkab melalui BPBD dan PUPR," terang Bupati.
Bupati juga memberikan tugas pada Camat, untuk kordinasi dengan kepala desa agar segera melakukan pendataan rumah warga yang rusak terdampak musibah angin puting beliung ini.
Ditemui terpisah Mariono (52) warga Dusun Megaluh salah satu korban yang terkena puting beliung, menjelaskan awal mula terjadinya puting beliung ini pada saat sore hujan rintik rintik jam 16.30 Jumat, (25/12/2020).
"Hujan suda agak reda angin secara tiba tiba datang dari selatan ke Utara lalu balik lagi ke selatan kejadian ini kurang lebih 10 menit," terangnya.
Camat Megaluh Eka yulianto menjelaskan sampai tadi malam yang terkena dapak korban angin puting beliung ada 80 rumah.
"Pagi ini sudah di chek ulang lagi bertambah sejumlah 100 rumah ini masih di chek ulang lagi datanya by name by andrees," terangnya .
"Untuk korban yang terkena puting beliung 100 rumah, tersentral di Dusun Megaluh sendiri Dusun Timongo 10 rumah rusak berat, 15 rusak sedang dan selebihnya rusak biasa, untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," jelasnya.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi