SUARA INDONESIA JOMBANG

Jelang Masuk Sekolah Permintaan Seragam Sekolah Tinggi

Gono Dwi Santoso - 14 July 2023 | 10:07
Pendidikan Jelang Masuk Sekolah Permintaan Seragam Sekolah Tinggi
Pedagang seragan sekolah di Jombang, Nur Khofifah, (58) memilihkan baju ke pelanggan di Pasar Senggol Bhayangkara. (Foto: Gono Dwi Santoso/Suaraindoensia.co.id).

JOMBANG, Suaraindonesia.co.id - Pedagang seragam sekolah di pasar tradisional Kabupaten Jombang, ketiban berkah menjelang masa masuk sekolah. Permintaan seragam sekolah dari para orang tua siswa meningkat.

Seperti terpantau di Pasar Senggol Bayangkara, Jombang. Sejumlah orang tua siswa berburu seragam dan atribut sekolah untuk keperluan anak mereka masuk sekolah.

Mereka sengaja memilih berbelanja di pasar tradisional, karena dinilai harganya lebih terjangkau dari harga di toko. 

Salah seorang pembeli, Siti Intan (27) warga Kebontemu, Kecamatan Peterongan mengatakan dia sudah berlangganan membeli keperluan sekolah anaknya di Pasar Senggol karena harganya lebih terjangkau.

”Ya di sini sudah langganan karena lebih murah. Ini baru saja membelikan satu stel seragam MI untuk anak saya," terangnya, Jumat (14/07/2023).

Siti menambahkan, meskipun sudah mendapatkan seragam sekolah dari pemerintah, dia tetap membeli seragam baru sambil nunggu seragam dari pemerintah didistribusikan.

"Beli seragam di sini dulu, tinggal pakai karena lebih praktis daripada ke penjahit seraham. Sudah berlangganan sejak dulu," pungkasnya.

Sementara itu, seorang pedagang seragam sekolah, Nur Khofifah, (58) mengatakan, permitaan seragam baru dan atribut sekolah meningkat sejak sebulan terakhir.

"Permintaan seragam sekolah ini meningkat terus, naiknya kisaran 75 sampai 80 persen. Dibandingkan waktu pandemi Covid-19 sangat jauh," terangnya.

Nur Khofifah menyebut, saat hari biasa ia bisa menjual sekitar 5 stel seragam sekolah per-hari. Namun sejak 2 pekan belakangan ini, ia bisa menjual 10 hingga 20 stel seragam setiap hari.

”Alhamdulillah. Yang paling laris seragam anak+anak SD dan MI. Untuk harga per-stelnya, mulai 110 ribu sampai 125 ribu untuk jenis seragam SD MI baik yang atribut merah putih, hijau putih maupun pramuka," terangnya.

Khofifah menambahkan, permitaan atribut sekolah juga naik. Mulai dasi yang dijual Rp. 5.000, ikat pinggang seharga Rp. 15.000, topi Rp.10.000. Sedangkan untuk seragam baru jenjang SMA lebih mahal, mulai dari harga Rp. 160.000.

”Kalau beli beberapa stel juga bisa, nantinya kita kasih diskon," pungkasnya sambil tersenyum.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Lutfi Hidayat

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya